Tak taulah aku kenapa gelisah teros aku hari ini. Mukak kupun langsung menua lima tahon. Padahal biasanya selalu tampak muda 10 tahon dari umurku. Bah...rupanya gara-gara teringat aku ama Jokowi dulu.
Bak kau tau ya...dulu itu aku penggemar Jokowi tapi itu dulu. Itupun waktu dia belom mencalonkan diri jadi presiden kitalah.
Lebih mantapnya lagi waktu dulu kalau kubuka tipi dan kulihat wajahnya senyum-senyum sendiri aku....sorrrrrrlah pokoknya nengoknya. Bahkan selalu kubilang sama mantan pacarku, "Mantap kali si Jokowi nih kapanlah kita punya gubernur macam dia ya?"
Tapi waktu kulihat dia mencalonkan diri jadi presiden waktu itu, hilang langsong sorrrku. Bah cem betol ajapun. Baru aja terpilih jadi gubenur sudah mau jadi presiden pulak. Tapi biarlah itu hak dia.
Tapi waktu berlalu betol pulak dia yang terpilih jadi presiden, ya...takdirnyalah. Aku sebagai rakyat tak bisalah bilang apa-apa. Mau curang atau tidak itu juga urusan dia.
Cuman tak sornya aku sampai saat ini sudah lebih dari 100 hari kerjanya tak tau aku tah hapa kemajuan negeri ini. Makin tepurokpun kurasa. Apalagi sama diri dan keluargaku tak ada pengaruhnya.
Makanya seperti yang kusampaikan diawal kenapalah aku gelisah terosss. Gimanalah tak gelisah tak ada pulak perubahan dihidupku walau da ganti presiden.
Cemanalah tak makin sering gelisah aku, seksiteng dirumahku sudah penuh, mau beolpun....eh sori mau BABpun da hampir tak bisa. Cobaklah kau yang rasakan sesak tuh ha...! Ancoorrrrr kalikan ?
Ha...? Siapa pulak yang bisa kau salahkan atas kejadian itu kalau tak pimpinan puncakmu di negeri ini, udah susah kalipun cai uang. Mau sedot seksiteng ajapun da kebingungan.
Cobaklah kau carikan solusinya bagaimana, cobaklah....bak tahu aku ya !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar