Malam pulak sempatnya aku, ya curhatlah aku. Apalah ku curhatkan sama kau ya? Sorilah masih belum terbiasa orang kayak aku nih buka-bukaan. Baru disinilah berani kubuka tapi itupun sikitlah.
Ha ! Tadi siang aku ketemu sama abang angkatku. Tak perlulah kau tau namanya ya ! Biarlah dia jadi abangku aja. Oke lanjut kita, abangku itu lagi sibuk urus masalah cerai saudaranya.
Kukasih taulah kasusnya...mau tau kaukan okelah. Kita sebut aja istri yang diceraikan tu namanya W dan suami yang menceraikan P. Bak tau kau si W ni mantan pramugari sedang si P itu masih tugas sebagai Polisi.
Pokoknya keduanya Cantik dan Gantenglah. Tapi sayang tak serasi. Ha....sampai sini penasaran kau kan kenapa bisa cerai. Mau tau kaukan jalan ceritanya? Tak mau taupun tak apalah tetap juganya kutuliskan.
Nah tanya punya tanyak ternyata si P sebagai suami tak pernah mau mengakui kalau anak yang baru umur 3 tahun hasil campur sama W itu sebagai anak kandungnya. Padahal sejarah bisa nikahnya mereka pacarannya bukan dijodohkan.
Gimana makin penasaran tak? Baiklah akhirnya gara-gara itu mereka sering cekcok. Tapi sebenarnya kalau tanya punya tanya lagi si P ini yang bertugas di Polres Deli Serdang termasuk lelaki binal eh nakal maksudnya. Suka selingkuh begitu lebih jelasnya.
Jadi bak kata orang-orang cuman cari alasan aja dia bilang anaknya bukan anak kandungnya supaya bebas dia maen ama wanita laen. Sudah begitu eh tahun 2013 malah si P ini pulak yang menggugat si W ke pengadilan Agama untuk diceraikan. Si W pasrah terserah meski sakit karena ia sudah lama meninggalkan pekerjaannya sebagai pramugari sehingga harus usaha sendiri. Apalagi diketahui si P nih hampir tak pernah memberi nafkah kepada anaknya sebelum dan sesudah cerai.
Waktu berlalu, eh si P tahun 2014 akhir minta rujuk dan karena mikir anak si W pun mau. Pada awal tahun 2015 pun mereka rujuk. Tapi baru sebulan rujuk si P pun sudah kembali betingkah, dia sudah tak pulang lagi dan jika dihubungi menyatakan kalau dia sudah bukan suami si W lagi.
Tanya punya tanya lagi ternyata si P ada dapat gebetan baru lagi seorang Polwan, kabarnyapun sudah mau nikah. Luar biasalah sakitnya hati si W melihat itu, bagaimana tidak sudahlah dia terima suaminya minta rujuk dan diterimanya karena rayuan suaminya bilang akan berubah....eh ternyata dikhianati lagi.
Ha !!!! Itulah masalahnya...menurut kau dan kalian apalah yang pantas dilakukan si W atas penghianatan si P dan bagaimanakah keluarga si W pantasnya mengambil sikap ????
Tolong aku ya kawan jawablah dulu bak sonang hati wanita yang merana itu....kasihan dia bingung mau lakukan apa.